Anda sedang dirundung kesedihan mendalam karena musibah yang menerpa? Mungkin ada kerabat atau orang anda cintai sedang mengalami cobaan hidup yang membuat ia jatuh dalam kegundahan yang menyesakkan hati?

Jika iya, mungkin kata-kata bermanfaat ini bisa menjadi pelecut motivasi anda atau orang yang anda cintai untuk kembali bangkit menata kehidupan yang lebih baik.

Kata-kata mutiara ini saya ambil dari gambar yang berisi kata hikmah dari seorang 'ulama rabbani yang luas ilmunya dari negeri Saudi, yaitu Syaikh Ibn Baaz (rahimahullah).

Lihat gambar di bawah untuk membacanya. Textnya dalam bahasa Arab, namun akan saya coba terjemahkan, baik kata per kata maupun terjemahan utuh kalimatnya.


kata motivasi nasihat untuk yang tertimpa musibah


قال الشيخ ابن باز رحمه اللّه

وهذه الدنيا هي دار الابتلاء والامتحان
هي دار العمل 
والإعداد للآخرة

[349/8] مجموع الفتاوى 


وقد يبتلى العبد بالفقر والمرض وغيرهما من المصائب لاختبار شكره وصبره


Arti per kata 


1. دُنْيَا = dunia


2. دَارٌ = tempat; tempat tinggal (rumah); kediaman; kampung.

Jamak dari دَارٌ adalah = دِيَارٌ ; دُورٌ


3. اِبتِلاَءٌ = ujian; cobaan; penderitaan; permasalahan; kesulitan; kesengsaraan

اِبتِلاَءٌ merupakan mashdar dari اِبْتَلَى - يَبْتَلِي

اِبْتَلَى - يَبْتَلِي = menguji; mencoba; mendapat ujian; mendapat cobaan



4. اِمْتِحَانٌ = ujian; tes

اِمْتِحَانٌ merupakan mashdar dari اِمْتَحَنَ - يَمْتَحِنُ

اِمْتَحَنَ - يَمْتَحِنُ  = menguji; mengetes; mencoba



5. عَمَلٌ = perbuatan; pekerjaan; aksi; profesi; amal.

Bentuk jamak dari عَمَلٌ  adalah أعْمَالٌ 



6. إعْدَادٌ  = persiapan; pengaturan

إعْدَادٌ adalah mashdar dari أعَدَّ - يُعِدُّ

أعَدَّ - يُعِدُّ  artinya adalah = menyiapkan; mengatur; menyediakan



7. الآخِرَة = akhirat


8. عَبْدٌ = hamba

Bentuk jamaknya = عَبيدٌ; عِبَادٌ



9. فَقْرٌ = kemiskinan; kefakiran; kekurangan


10. مَرِضٌ atau مَرِيْضٌ = orang yang sakit; pasien

مَرِضٌ adalah faa'il dari مَرِضَ - يَمْرَضُ 

مَرِضَ - يَمْرَضُ  artinya sakit

mashdar dari مَرِضَ - يَمْرَضُ  adalah مَرَضٌ 

مَرَضٌ artinya penyakit



11. مَصَائِبُ = musibah; bencana; kemalangan; malapetaka; penderitaan

مَصَائِبُ  adalah bentuk jamak dari مُصِيْبَةٌ



12. اِخْتِبَارٌ = pengujian; ujian; percobaan

اِخْتِبَارٌ adalah mashdar dari اِخْتَبَرَ - يَخْتَبِرُ

اِخْتَبَرَ - يَخْتَبِرُ  artinya adalah = menguji; mencoba; mengetes



13. شُكْرٌ = syukur; pujian; rasa terima kasih; kesyukuran; pengakuan

شُكْرٌ  adalah mashdar dari شَكَرَ - يَشْكُرُ

شَكَرَ - يَشْكُرُ artinya adalah = bersyukur; berterima kasih; membalas jasa



14. صَبْرٌ = sabar; kesabaran; ketabahan; ketahanan diri

صَبْرٌ adalah mashdar dari صَبَرَ - يَصْبِرُ

صَبَرَ - يَصْبِرُ artinya adalah bersabar; menahan diri; bertahan



Arti / Makna kalimat lengkap


قال الشيخ ابن باز رحمه اللّه
وهذه الدنيا هي دار الابتلاء والامتحان
هي دار العمل والإعداد للآخرة

Syaikh Ibn Baaz (semoga Allah Ta'ala merahmati beliau) telah berkata  (di dalam majmuu fatawa-nya) sbb:

Dunia ini adalah tempat cobaan dan ujian
Ia adalah tempat untuk melakukan amal perbuatan, dan sebagai tempat untuk persiapan ke kampung akhirat


وقد يبتلى العبد بالفقر والمرض وغيرهما من المصائب لاختبار شكره وصبره

Sesungguhnya Allah Ta'ala menguji seorang hamba dengan kefakiran, penyakit, dan musibah lainnya untuk menguji kesabaran dan rasa syukurnya.



Faidah yang dapat diambil dari kata-kata motivasi di atas


Kata-kata dari 'ulama adalah untaian nasihat indah yang inspiratif, yang menggerakkan hati-hati yang duka untuk bersabar dan lebih tangguh dalam menjalani hidup, yaitu hati-hati orang yang mendapatkan hidayah taufiq dari Allah Ta'ala.


Kata-kata yang keluar adalah kata-kata hikmah, bagaikan air, ia menyegarkan ruhani yang kering. Orang-orang yang bersabar dan berdoa kepada Allah Ta'ala biasanya akan tersadar, dan mulai kembali menyusun hari-hari yang terlanjur terserak.


Diantara faidah dan buah pelajaran yang bisa kita petik dari kata-kata pembangun jiwa ini adalah:



1. Dunia adalah tempat ujian dan cobaan.

Barangsiapa yang lulus darinya akan mendapat kebahagiaan hakiki di akhirat.

 Allah menciptakan kita untuk menguji siapa diantara kita yang lebih baik amalnya.

Lihat surat al-mulk:2, secara makna kurang lebih adalah sebagai berikut:

"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun."


Baca pula hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berikut :

فَمَا يَبْرَحُ الْبَلَاءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِي عَلَى الْأَرْضِ وَمَا عَلَيْهِ مِنْ خَطِيئَةٍ
Secara makna kurang lebih :

"Ujian itu akan selalu menimpa seorang hamba sampai Allâh membiarkannya berjalan di atas bumi dengan tidak memiliki dosa




إِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

“Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridho (terhadap ujian tersebut) maka baginya ridho Allah dan barang siapa yang marah (terhadap ujian tersebut) maka baginya murka-Nya.”




2. Dunia adalah tempat beramal, alias tempat melakukan amal, sedangkan akhirat adalah tempat hisab alias tempat penghitungan amal.

Dunia adalah ladang, sedangkan akhirat adalah tempat kita menuai hasil ladang yang kita usahakan.

Jadi dunia adalah tempat persiapan untuk menuju ke kampung akhirat.



3. Allah Ta'ala menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya, mengujinya apakah ia selalu bersabar ketika musibah menimpanya, apakah ia bersyukur ketika nikmat menghampirinya, apakah ia meminta ampun (istighfar) ketika maksiat diperbuatnya.


Sabar, syukur, istighfar adalah contoh dari sekian banyak bentuk ibadah kepada Allah Ta'ala.


Ibnul Qayyim dalam kitab al-Waabilush shayyib berkata:

"Kehidupan manusia selalu berputar pada tiga poros, yaitu syukur, sabar, dan istighfar"

Iya, dalam menjalani kehidupan di dunia, manusia tidak lepas dari tiga keadaan ini, yaitu:

a. Mendapatkan nikmat Allah.
Orang mukmin ketika mendapatkan nikmat, maka ia bersyukur.

b. Mendapatkan musibah, Allah mengujinya dengan cobaaan.
Orang mukmin ketika ditimpa musibah, maka ia bersabar.

c. Melakukan dosa.
Orang yang bertaqwa, ketika ia jatuh ke dalam lubang perbuatan dosa, maka ia segera memohon ampun kepada Allah (beristighfar)





Demikian sedikit faidah dari banyak faidah yang dapat kita ambil dari kata mutiara dari syaikh ibn Baaz di atas.

Tolong dibaca pelan-pelan, diresapi, dihayati, dan mencoba mengamalkan inti nasihat dari syaikh, sambil meminta pertolongan kepada Allah Ta'ala agar diberi kekuatan dan jalan keluar dari buntunya permasalahan hidup yang anda hadapi.


Mungkin anda ingin lebih mendalami tentang kesulitan hidup dan cara menghadapinya, silakan baca juga kata-kata bermanfaat di bawah ini:











0 comments:

Post a Comment